JCI goes to Village

Januari 22, 2009 at 7:42 am (one for all)

Hari Jumat 16 Januari 2009 kemarin aku diajak salah satu kawan lama ke sebuah acara di dusun tempat dia KKN. Nama dusunnya adalah Tunggularum, Desa Wonokerto, Kec. Turi, Jogjakarta. Sebenernya KKN-nya sih udah selesai bulan Agustus lalu, tapi karna mbak dan mas2 KKN-nya masih cinta dan terbawa sindrom pasca KKN, mereka berinisiatif untuk bikin suatu kegiatan yang mereka rasa bisa bermanfaat bagi warga dusun itu. Woohoo…too twiiit…

img_3201img_3208

Acara apaan sih? Acaranya bertajuk JCI Goes to Village, berupa diskusi terbuka dengan warga (khususnya pemuda pemudi) Tunggularum tentang gimana memanfaatkan peluang bisnis yang bisa digali dari dusun Tunggularum. Oya, JCI (Junior Chamber International) sendiri adalah sebuah organisasi yang beranggotakan para wirausahawan2 dari berbagai bidang yang sudah bertaraf internasional. Tapi yang datang ke acara ini adalah JCI Jogjakarta, yang diwakili oleh mas Guntur Eka Prasetya, SH sebagai pembicara. Mas Guntur ini juga merupakan Sekjen MPI (Masyarakat Pariwisata Indonesia) untuk region DIY. Dan MPI juga tergabung dalam JCI.

img_3197img_3200

Dalam diskusi itu JCI berbagi pengetahuan kepada warga dusun tentang berwirausaha, menemukan potensi2 yang bisa dimanfaatkan, dan mengatasi kendala2 yang biasa dihadapi dalam berwirausaha. Respon warga memang agak kurang, mengingat mereka rata2 masih kurang berpendidikan. Apalagi mereka tinggal di kaki Gunung Merapi dimana kita bisa melihat dengan mata kepala sendiri lelehan lahar panas mengalir ketika Merapi bersendawa. Jadi mungkin mereka agak sedikit malu untuk mengungkapkan pendapatnya. Tapi diskusi terselamatkan oleh pertanyaan dari beberapa tokoh masyarakat Tunggularum yang tampaknya mewakili pendapat para warganya.

Salut buat temen2 KKN Tunggularum. You guys did a good job! Terimakasih juga buat JCI, semoga apa yang sudah disampaikan bisa bermanfaat buat warga Tunggularum. Jangan berhenti keliling desa yaaa!!!

Tulis sebuah Komentar